Baca Juga

© Reuters.
KLIK GAMBAR

Harga emas
 turun dan menghentikan reli selama 10 hari terakhir pada Rabu (26/02) di Asia setelah trader membukukan keuntungannya kendati bursa saham global melemah di tengah kegelisahan virus covid-19.
Emas Berjangka untuk penyerahan April turun sebesar 0,2% ke $1,646.75 pada pukul 01:45 AM ET (05:45 GMT).
Analis menghubungkan penurunan harga emas ini dengan aksi ambil untung setelah logam kuning mencapai level tertinggi lebih dari tujuh tahun minggu ini di tengah lonjakan permintaan safe haven yang dipicu bahwa pasar khawatir wabah virus akan mengguncang pasar global.

"Penyebaran cepat virus di luar Cina dan kemungkinan dampak negatifnya pada ekonomi global mendukung permintaan emas," ungkap Hareesh V, kepala komoditas di Geojit Financial Services, dalam laporan Live Mint.
"Sementara itu, langkah-langkah pelonggaran kebijakan dari berbagai bank sentral untuk menopang perekonomian dan aktivitas pasar fisik yang moderat cenderung membatasi kenaikan besar."
TD Securities juga mencatat bahwa posisi beli pada logam kuning telah memasuki wilayah baru "posisi bubuk kering", yang disebut saatnya "keluar dari grafik" dan ini dapat memicu pembalikan pasar.
Bursa saham global jatuh setelah pejabat kesehatan AS Selasa memperingatkan bahwa mereka memperkirakan epidemi virus dapat menyebar di AS. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 di dalam negeri "tidak terhindarkan" dan memperingatkan warga Amerika untuk bersiap menghadapi gangguan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
AMarkets